089531535252 persis106alfalaah@gmail.com

Program Hisab Astronomis

Oleh

admin

Sejak diluncurkan pertama kali pada tanggal 20 Maret 2023, program Hisab Astronomis terus mengalami update baik terkait menu hisab atau terkait fixsasi bug yang muncul dalam program.

Pada laman ini, akan disediakan link Hisab Astronomis ter-update sesuai dengan perkembangan program. Namun sebelumnya, akan diulas kembali terkait apa itu program Hisab Astrononomis.

Hisab Astronomis adalah program hisab terkait perhitungan-perhitungan ilmu falak yang berjalan pada Os Windows. Program ini mulai dibangun oleh Dewan Hisab dan Rukyat PP PERSIS pada 18 Februari 2023 dan untuk versi 0.1 selesai pada 20 Maret 2023.

Hisab Astronomis menggunakan algoritma VSOP87D dengan 2.462 suku koreksi untuk menghitung posisi Matahari. Serta algoritma ELP/MPP02 dengan 35.901 suku koreksi untuk menghitung posisi bulan. Walhasil untuk menghitung posisi matahari dan bulan, Hisab Astronomis menggunakan 38.363 suku koreksi. Sebagai perbandingan, program Accurate Times-Odeh menggunakan 3.786 suku koreksi. Atau WinHisab 2.0 -yang diduga menggunakan suku koreksi Jean Meeus- total suku koreksinya sekitar 377 suku koreksi.

Dalam Hisab Astronomis terdapat lima menu utama yaitu: [1] Waktu Shalat, [2] Arah Kiblat, [3] Takwim Hijriyah, [4] Data Ephemeris Matahari-Bulan, [5] Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari. Selain itu, terdapat juga menu tambahan, yaitu menu: [6] Phase Bulan, [7] Waktu Terbit, Transit, Terbenam Bulan, [8] Konversi Kalender Hijri Urfi-Masehi, [9] Konversi Julian Day.

Menu Waktu Shalat

Pada menu Waktu Shalat, selain disediakan hisab awal 5 waktu shalat wajib, juga disediakan hisab akhir waktu shalat Isya dan akhir Subuh (Syuruq), serta awal duha. Menu Waktu Shalat ini pun muncul di antar muka awal yang menampilkan waktu shalat hari itu. 

Menu Arah Kiblat

Pada menu Arah Kiblat, disediakan hisab arah kiblat dengan rumus spherical trigonometri, arah kiblat dengan koreksi ellipsoid dan arah kiblat dengan rumus Vincenty. Kemudian disediakan juga perhitungan bayangan arah kiblat harian, bayangan arah kiblat tahunan (rashdul qiblat) yaitu saat matahari tepat di atas Ka’bah, juga Antipoda Ka’bah, yaitu saat matahari berada di bawah Ka’bah. Semua itu disediakan agar kaum muslim lebih mudah mencari arah kiblat di mana pun mereka berada. 

Menu Takwim Hijriah

Pada menu Takwim Hijriah, disediakan perhitungan awal bulan hijriah kapan pun, ratusan, bahkan ribuan tahun ke depan, dengan menyertakan kesimpulan menurut kriteria hisab imkan rukyat baru MABIMS 3-6,4 dan kriteria hisab wujudul hilal. Selain, itu aplikasi ini bisa menampilkan peta visibiltas hilal baru MABIMS di seluruh dunia. 

Menu Gerhana 

Pada menu gerhana disediakan tiga perhitungan yaitu: [1] gerhana bulan [2] gerhana matahari lokal dan [3] gerhana matahari global. Semuanya dihitung dengan metode Besselian elements. Menu gerhana ini dapat digunakan untuk menghitung kejadian gerhana ratusan bahkan sampai ribuan tahun ke depan. Dalam perhitungan gerhana matahari terutama hisab gerhana matahari lokal, perhitungan program ini hasilnya secara umum sama dengan NASA dalam program gerhana javascripnya, dan kalaupun ada perbedaan hanya sekitar 1-2 detik saja. Adapun perhitungan gerhana matahari global secara umum hasilnya mendekati perhitungan F. Espenak dalam web eclipse wise atau dengan NASA dengan penyesuaian nilai delta T.

Menu Data Ephemeris Matahari dan Bulan 

Menu Data Ephemeris Matahari dan Bulan merupakan menu yang disediakan untuk perhitungan gerak bulan atau matahari per 24 Jam. Biasanya digunakan oleh para ahli hisab juga para santri untuk menghitung waktu shalat, bayangan arah kiblat, awal bulan hijriah, gerhana, dan sebagainya. Program ini bisa menampilkan data matahari dan bulan sampai ribuan tahun ke depan baik toposentris atau geosentris. Selain itu, dalam menu Data Ephemeris Matahari dan Bulan ini juga disediakan menu data pergerakan bulan dan matahari secara real time yang bergerak per milli second yang dibutuhkan saat melakukan observasi (rukyatul hilal).

Menu Tambahan

  1. Menu Phase Bulan. Pada Menu Phase Bulan disediakan untuk perhitungan phase-phase bulan ratusan bahkan ribuan tahun kedepan.
  2. Menu Waktu Terbit, Transit, Terbenam Bulan. Menu ini disediakan untuk perhitungan terbit, transit dan terbenam bulan kapanpun. Diperlukan saat rukyat atau saat terjadi gerhana bulan.
  3. Menu Konversi hijri urfi ke Masehi. Menu Konversi hijri urfi ke masehi disediakan untuk perhitungan konversi hijri urfi ke masehi dan sebaliknya. Penanggalan hijri urfi adalah penanggalan aritmatik yang tidak berdasarkan pengamatan atau pergerakan bulan sesungguhnya, hingga bisa terjadi perbedaan 1 atau 2 hari dengan hasil pengamatan. Kalender hijri urfi tidak digunakan untuk ibadah. Kalender hijri urfi pertama kali dibuat dijaman Umar bin Khatab, dan digunakan untuk administrasi saja, bukan untuk ibadah.
  4. Menu Konversi Julian Day ke Masehi. Menu konversi Julian Day ke Masehi disediakan untuk perhitungan konversi Julian Day ke Masehi dan sebaliknya. Julian Day adalah sebuah hitungan hari dan pecahannya yang berkelanjutan secara terus menerus dari 1 Januari -4712 (1 Januari 4713 SM) jam 12:00:00 UT atau saat Greenwich Mean Noon (siang hari rata-rata di Greenwich). Julian Day sering digunakan untuk waktu perhitungan posisi-posisi benda langit oleh para Astronom. Selain karena pada Julian Day memuat hari dan pecahannya (Jam, Menit, Detik) secara berkelanjutan yang dibutuhkan dalam perhitungan, pada Julian Day juga tidak ada keterputusan tanggal seperti terjadi pada penanggalan Masehi. Hingga memudahkan untuk perhitungan waktu yang akan datang dan waktu yang telah lalu.

Menu Pengaturan

Menu Pengaturan terdiri atas tiga menu, yaitu Pengaturan Lokasi, Pengaturan Tanggal dan Pengaturan Umum. Adapun penjelasannya sebagai berikut:

  1. Menu Pengaturan Lokasi. Pada Menu Pengaturan Lokasi pengguna dapat memilih lokasi perhitungan. Apabila tidak ada yang sesuai, pengguna dapat menambah atau memodifikasi data lokasi yang sudah ada. 
  2. Menu Pengaturan Tanggal. Pada menu Pengaturan Tanggal, pengguna dapat memilih tanggal perhitungan, apakah mau sesuai dengan sistem komputer, per satu tanggal yang ditentukan atau per rentang tanggal. 
  3. Menu Pengaturan Umum. pada menu Pengaturan Umum, pengguna dapat mengatur ihtiyath waktu shalat, memilih versi tinggi matahari untuk waktu Subuh dan Isya, apakah mau menggunakan versi PERSIS, Kemenag, Muhamadiyah, NU, dll. Pada Pengaturan Umum juga pengguna dapat memilih mengaktifkan atau tidak mengaktifkan koreksi ketinggian tempat untuk waktu Maghrib.

Demikian sekilas tentang aplikasi Hisab Astronomis karya Dewan Hisab dan Rukyat PP PERSIS. Semoga bermanfaat untuk jama’ah PERSIS dan untuk umat Islam seluruhnya. Serta semoga aplikasi ini menjadi jariah bagi kami yang pahalanya terus mengalir hingga akhir jaman. 

Berikut link update Program Hisab Astronomis:

Hisab Astronomis Versi 1.8

https://bit.ly/HisabAstronomisv-18

Hisab Astronomis Versi 1.7

https://bit.ly/HisabAstronomis-v17

Hisab Astronomis versi 1.6

https://bit.ly/HisabAstronomis_v16

Hisab Astronomis versi 1.5

https://bit.ly/HisabAstronomis-v15

Hisab Astronomis versi 1.4

https://bit.ly/HisabAstronomis-v14

Hisab Astronomis versi 1.3

https://bit.ly/HisabAstronomis_v13

Hisab Astronomis v 1.2

https://bit.ly/HisabAstronomis-v12

Hisab Astronomis v 1.1

https://bit.ly/HisabAstronomis-Ver11

Hisab Astronomis v1.0

https://bit.ly/HisabAstronomisv10

Kalau ada pertanyaan atau kendala terkait program Hisab Astronomis, bisa menghubungi nomor 089570723300

Sumber: www.persis.or.id

Related Post